Permainan di Rumah yang Melatih Anak untuk Berolahraga

Permainan di Rumah yang Melatih Anak untuk Berolahraga – Bagaimana agar anak rutin berolahraga tanpa merasa dipaksa orangtuanya? Agar si kecil makin jago berolahraga dan semangat menjalankannya, kamu bisa menciptakan permainan yang seru di rumah. Permainan tersebut akan melatih ketangkasan, keseimbangan, dan otot-otot motoriknya. Apa saja yang bisa dilakukan di rumah? Ini 5 permainan yang bisa kamu coba untuk melatih anak berolahraga. yang telah kita rangkum dalam muine.org

1. Lompat bantal melatih motorik kasar

Lompat bantal adalah salah satu permainan di rumah yang melatih anak untuk berolahraga. (Foto: Pexels) 
Lompat bantal adalah salah satu permainan di rumah yang melatih anak untuk berolahraga. (Foto: Pexels)

Untuk melakukan permainan ini, kamu hanya membutuhkan 5 buah bantal atau lebih (tergantung dari jarak lompat yang ingin kamu berikan untuk anak). Kamu bisa menggunakan bantal sofa. Agar tidak sayang dengan sarung bantalnya, gunakan sarung bantal yang sudah lama. Pasalnya, bantal akan diletakkan di lantai atau rumput halaman.

 

Cara bermainnya, letakkan 5 bantal sofa di rumput dengan jarak masing-masing bantal sekitar satu lompatan si kecil. Ajaklah si kecil melompat melewati bantal sebagai rintangan. Agar lebih seru, kamu bisa mengajak anak berlomba bersama. Jika lebih dulu menyelesaikan semua rintangan bantalnya, maka anak boleh makan kue yang kamu buat bersamanya.

Permainan di Rumah yang Melatih Anak untuk Berolahraga

Sebagai variasi, kamu bisa meminta si kecil merangkak dari satu bantal ke bantal lain. Setelah itu dekatkan jarak bantal, lalu mintalah ia melompat sesuai warna bantal atau bentuk bantal yang kamu sebutkan. Permainan ini bagus untuk melatih motorik kasarnya. Saat melompat, otot kaki anak menjadi terlatih dan lebih kuat. Melompat juga membuat sendi anak berkembang dan makin kuat.

2. Sarang laba-laba mengasah kecerdasan visual spasial

Sarang laba-laba adalah salah satu permainan di rumah yang melatih anak untuk berolahraga. (Foto: Pexels)

Jika ingin bermain dengan sarang laba-laba, kamu hanya membutuhkan kertas crepe dan selotip. Karena kertas crepe ini berwarna-warni, ajak anak untuk memilih kertas yang sesuai dengan warna favoritnya. Siapkan dalam jumlah yang cukup banyak, misalnya lebih dari 7 buah kertas crepe (yang biasanya sudah berukuran panjang).

 

Cara bermainnya, gunting kertas crepe selebar 4 jari, lalu rentangkan. Pasang kertas crepe tak beraturan menyerupai sarang laba-laba pada lorong rumah dan rekatkan dengan selotip. Ajak anak bermain masuk ke dalam sarang laba-laba tanpa menyentuh atau merusak kertas crepe. Lihatlah betapa gemasnya si kecil meliuk-liukkan badannya agar berhasil keluar sarang tanpa merusaknya. Permainan ini mengasah kecedasan visual-spasialnya.

 

3. Menulis dengan kaki menguatkan otot kaki

Menulis dengan kaki adalah salah satu permainan di rumah yang melatih anak untuk berolahraga. (Foto: Pixabay) 
Menulis dengan kaki adalah salah satu permainan di rumah yang melatih anak untuk berolahraga. (Foto: Pixabay)

Kesannya saja, kok, yang susah, tapi permainan ini akan seru untuk dijalankan. Anak pun akan tertarik saat melihat kamu mempraktikkan awalnya. Selain mengasah motorik halusnya serta menguatkan kakinya, permainan ini akan merangsang ide kreatifnya. Kamu hanya memerlukan kertas karton ukuran besar, serta spidol aneka warna.

 

Cara memainkannya,  pasang kertas karton lebar atau stiker whiteboard menutup dari bagian bawah tembok hingga setengah tembok ke atas. Mintalah anak menjepitkan pensil atau spidol pada jari kakinya, lalu ajaklah ia berbaring di lantai. Berikan instruksi untuk membuat pelangi, lingkaran, rumah, atau bentuk apa pun yang diinginkan. Jangan lupa menulis bergantian dengan kaki sebelahnya agar seimbang. Permainan ini berguna untuk menguatkan otot kaki dan melatih imajinasi.

4. Gelas bowling melatih keseimbangan

 
Gelas bowling adalah salah satu permainan di rumah yang melatih anak untuk berolahraga. (Foto: Pixabay)

Dijamin anak akan menyukai permainan ini, bahkan bisa jadi kegiatan favoritnya di rumah. Kamu membutuhkan 15 buah gelas plastik atau kertas, bola plastik ukuran kecil, seperti bola yang digunakan untuk bermain tenis meja. Kamu juga memerlukan tape berwarna yang akan digunakan sebagai penanda area yang digunakan anak untuk melempar.

Cara bermainnya, susun gelas dengan 5 gelas sebagai dasar, 4 gelas di atasnya, begitu seterusnya. sampai membentuk piramida ke atas. Beri jarak 4-5 langkah maju dari gelas, beri garis dari tape berwarna. Beri contoh agar anak akan melepar bola dari belakang tape. Semangati si kecil agar mampu merobohkan piramida gelas. Permainan sederhana ini melatih keseimbangan tubuh dan kemampuannya untuk membidik dengan tepat. Permainan ini juga akan melatih kemampuan konsentrasi anak.

5. Bermain rintangan mengasah kecepatan kaki

faktanya Ini juga tidak kalah asyiknya dengan permainan yang lain. Tidak hanya seru mainkan sendiri, permainan ini juga bisa kamu praktikkan saat mengadakan playdate atau pesta ulang tahun anak di rumah. Kamu hanya membutuhkan beberapa bangku kecil dan meja. Kamu bisa menggunakan bangku kecil yang biasanya digunakan untuk kursi belajar anak.

Lalu, cara bermainnya, sebagai rintangan, susun bangku  taman dan beri jarak yang cukup untuk anak berlari melintasinya. Kamu bisa mengombinasikan dengan meja di tengah atau pada akhir rintangan. Minta anak berlari zig zag melewati bangku dan jika ia melewati meja, mintalah untuk merangkak di bawah kolongnya. Dengan aktif bergerak seperti ini, si kecil sedang mengasah kecepatan kakinya.

Nah ini lah sobat Permainan di Rumah yang Melatih Anak untuk Berolahraga yang dapat kalian lakukan , semoga apa yang telah kita sajikan ini dapat bermanfaat untuk kalian semua dan jika artikel ini menarik jangan lewatkan artikel menarik lainnya yang sduah ktia siapkan untuk kalian semau !