Cara Membuat Laporan Keuangan Sederhana

Cara Membuat Laporan Keuangan Sederhana,Laporan keuangan merupakan hal yang penting, baik untuk kehidupan sehari-hari, untuk usaha skala kecil (UKM) maupun usaha skala besar. Dengan adanya laporan keuangan, kamu akan mengetahui uang yang ada digunakan untuk keperluan apa saja.

yang disupport oleh Poker Deposit Pulsa 10000 Tanpa Potongan

Sehingga lebih bijak dalam mengatur keuangan. Namun, sayangnya banyak orang yang mengesampingkan pembuatan laporan keuangan. Hal ini terjadi karena kebanyakan orang berpikir bahwa membuat laporan keuangan cukup rumit dan memakan waktu. Padahal sebenarnya ada banyak sekali contoh laporan keuangan sederhana yang dapat dijadikan contoh acuan. Oleh karena itu, kali ini  muine.org akan bahas tentang bagaimana cara membuat laporan keuangan sederhana yang mudah dibuat. Berawal dari laporan keuangan sederhana yang terkontrol, semoga usaha kecil kamu bisa semakin berkembang. Berikut langkah-langkah untuk membuat laporan sederhana.

Cara Membuat Laporan Keuangan Sederhana

laporan keuangan sederhana untuk usaha
Sumber foto: RomanR via Shutterstock

Berikut ini langkah yang perlu kamu lakukan untuk membuat laporan keuangan sederhana.

1. Siapkan Buku Catatan Pengeluaran

Hal pertama yang harus kamu persiapkan untuk membuat laporan keuangan sederhana adalah buku catatan pengeluaran. Di buku ini kamu harus mencatat semua pengeluaran, mulai dari pengeluaran yang kamu anggap receh hingga pengeluaran modal lainnya. Dengan adanya catatan pengeluaran ini, kamu dapat mengetahui jumlah modal serta menyeimbangkan buku kas di akhir tahun.

2. Siapkan Buku Catatan Pemasukan

Selain menyiapkan buku catatan pengeluaran, kamu juga harus menyiapkan buku catatan pemasukan. Kamu perlu mencatat semua pemasukan yang kamu dapatkan setiap harinya. Ini akan memudahkan kamu untuk menghitung berapa sebenarnya laba bersih yang kamu dapatkan serta mengukur kesanggupan target laba yang bisa didapatkan.

3. Buat Buku Stok Barang

Sebuah laporan keuangan tidak hanya mencatat pemasukan dan pengeluaran saja namun juga mencatat barang-barang yang masuk dan keluar. Oleh karena itu catatan stok barang juga sangat penting. Barang yang di maksud disini adalah produk yang berhasil dijual atau dibeli. Semakin tinggi jumlah barang yang keluar dan masuk, artinya semakin tinggi juga tingkat penjualan. Selain itu, dengan adanya buku stok barang, kamu jadi tahu jumlah persediaan barang serta meminimalisir kecurangan dari supplier atau karyawan. Kamu bisa menyandingkan catatan stok barang dengan laporan pemasukan dan pengeluaran agar tidak ada data yang tidak sinkron.

4. Buat Buku Inventaris

Buku inventaris merupakan buku yang digunakan untuk mencatat semua barang yang dimiliki perusahaan untuk menjalankan operasinya sehari-hari. Buku ini berfungsi untuk memonitor aset usaha dan stabilitas dalam menggerakkan usaha sehari-hari. 

5. Rangkum Buku Catatan Kas Utama

Buku catatan kas utama merupakan dasar dari laporan keuangan sederhana. Buku catatan kas utama ini berisi rangkuman dari catatan pengeluaran dan pemasukan. Dengan adanya rangkuman buku catatan kas utama ini, kamu dapat mengetahui seberapa pengeluaran dan pemasukan usaha, baik dalam bentuk uang maupun barang. Selain itu, kamu dapat mengetahui besarnya keuntungan atau kerugian yang kamu alami. Rangkuman ini bisa menjadi patokan untuk membuat strategi usaha kedepannya.

Contoh Laporan Keuangan Sederhana

Setelah mempersiapkan catatan-catatan diatas, maka selanjutnya kamu sudah bisa membuat beberapa laporan keuangan sederhana. Perlu kamu ketahui, bahwa laporan keuangan sederhana pun jenisnya beragam, tergantung tujuan dan fungsinya masing-masing. Berikut beberapa jenis laporan keuangan sederhana yang perlu kamu tahu.

1. Laporan Keuangan Laba Rugi

2. Laporan Neraca

3. Laporan Perubahan Modal

4. Laporan Keuangan Arus Kas

 

Elemen-elemen yang Ada Dalam Laporan Keuangan

laporan keuangan sederhana untuk perusahaan
Sumber foto: create jobs 51 via Shutterstock

Laporan keuangan sederhana terdiri dari beberapa elemen. Berikut elemen-elemen yang digunakan dalam laporan keuangan.

1. Aset

Aset mungkin bukan hal yang asing di telinga kamu. Tapi apakah arti aset sesungguhnya dalam dunia akuntansi ? Aset dalam akuntansi disebut aktiva. Aktiva dapat diartikan sebagai segala hal yang menyangkut kekayaan yang dimiliki oleh perusahaan. Aktiva ini bisa berbentuk benda maupun hak yang dikuasai(aset tetap dan aset tak berwujud). Biasanya aktiva ini diukur dengan menggunakan satuan mata uang yang diakui seperti rupiah atau dolar (tergantung mata uang yang digunakan).

2. Pendapatan Komprehensif

Pendapatan komprehensif dapat diketahui dari beberapa hal berikut ini :

  • Keuntungan atau penurunan nilai dari instrumen derivatif
  • Transaksi menggunakan kurs mata uang asing yang disesuaikan
  • Keuntungan atau kerugian yang belum terealisasi dari rencana pensiun pegawai

3. Pengeluaran

Pengeluaran merupakan seluruh pembayaran yang dilakukan oleh perusahaan untuk membayar kewajiban dalam rangka memperoleh laba atau untung.  Jika dilakukan untuk meningkatkan aktiva tetap, maka pengeluaran disebut pengeluaran modal, namun jika digunakan untuk biaya operasional, maka pengeluaran itu disebut pengeluaran operasional. 

4. Keuntungan

Keuntungan merupakan hasil penjualan dari barang atau jasa yang didapat oleh perusahaan yang jumlahnya melebihi modal. Pendapatan perusahaan yang berasal dari investor bukan termasuk keuntungan.

5. Distribusi kepada pemilik

Distribusi kepada owner merupakan penurunan aktiva bersih dari sebuah perusahaan yang diakibatkan oleh adanya pemindahan aktiva, penyediaan jasa, serta penciptaan kewajiban oleh perusahaan kepada pemilik atau owner. Distribusi ini dapat menurunkan kepentingan kepemilikan serta ekuitas dalam perusahaan.

ujuan Laporan Keuangan

Laporan keuangan menyajikan begitu banyak data penting dari usaha atau perusahaan. Oleh sebab itu laporan keuangan ini digunakan bukan hanya untuk mengetahui untung dan rugi saja, tapi lebih dari itu. Dengan laporan keuangan sederhana yang tersusun dengan baik, akan ada banyak manfaat yang kamu dapatkan. Berikut beberapa tujuan laporan keuangan dibuat, yaitu :

1. Untuk Membuat Keputusan Kredit

2. Menganalisis Peluang Investasi

3. Membuat Keputusan yang Berkaitan dengan Perpajakan

4. Untuk Perundingan Serikat

 

Itulah pembahasan singkat mengenai laporan keuangan sederhana, mulai dari cara membuat laporan keuangan sederhana, contoh laporan keuangan sederhana, elemen-elemen yang ada di dalam laporan keuangan hingga tujuan laporan keuangan