Alasan Sifat Pelupa Bisa Menyerang

Alasan Sifat Pelupa Bisa Menyerang – Mudah lupa atau sifat pelupa biasanya disebabkan oleh faktor pertambahan usia dan cukup sering dialami oleh mereka yang berusia lanjut. Kendati demikian, sifat pelupa terkadang juga bisa dialami oleh orang yang masih muda. Yang telah kita rangkum dalam muine.org

7 Alasan Sifat Pelupa Bisa Menyerang Siapa Saja, Termasuk Anda - Alodokter

Sifat pelupa, baik pada orang dewasa muda atau lansia, sebaiknya tetap periksakan ke dokter. Hal itu karenakan pelupa dapat menjadi gejala kondisi tertentu yang mungkin sedang derita, seperti stres, depresi, atau gangguan tiroid.

Beragam Penyebab Seseorang Memiliki Sifat Pelupa

Selain karena penuaan, sifat pelupa mungkin bisa sebabkan oleh beberapa faktor dan kondisi berikut ini:

1. Kurang tidur

Kurang tidur merupakan salah satu faktor yang cukup sering menyebabkan seseorang memiliki sifat pelupa. Pasalnya, tidak hanya lamanya waktu tidur yang perlu tercukupi, namun juga kualitas tidur.

Beberapa studi menunjukkan bahwa orang yang sering kurang tidur atau mengalami gangguan tidur cenderung lebih sering lupa dan kesulitan untuk fokus atau konsentrasi saat mengerjakan sesuatu.

Selain menjadi pelupa, kurang tidur juga ketahui dapat menyebabkan terjadinya gangguan otak dalam memproses informasi, memengaruhi perubahan mood, dan memicu munculnya serangan cemas.

2. Kekurangan gizi

Kekurangan gizi juga dapat memicu penurunan daya ingat. Agar fungsi otak dan daya ingat dapat bekerja dengan optimal, tubuh memerlukan sejumlah nutrisi, seperti protein, omega-3, serta vitamin dan mineral. Aneka nutrisi tersebut berfungsi untuk menjaga kesehatan sel saraf dan sel darah merah.

3. Gangguan tiroid

Alasan Sifat Pelupa Bisa Menyerang

Gangguan pada fungsi kelenjar tiroid, seperti hipotiroidisme, dapat menyebabkan proses metabolisme nutrisi dan pengolahan energi untuk menunjang fungsi sel tubuh, termasuk sel saraf otak, menjadi lebih lambat.

Hal ini dapat menyebabkan orang yang mengalami gangguan tiroid menjadi pelupa. Untuk memastikan apakah Anda menderita gangguan tiroid atau tidak, sebaiknya periksakan diri ke dokter.

4. Efek samping obat-obatan

Penggunaan obat-obatan tertentu dapat berisiko mengganggu daya ingat. Ada beberapa obat-obatan yang ketahui dapat menyebabkan efek samping mudah lupa, antaranya:

  • tidur
  • pereda nyeri golongan opioid yang biasanya gunakan setelah operasi
  • antidepresan
  • Antihistamin (obat pereda gejala alergi)
  • Obat penenang untuk mengatasi gangguan kecemasan

5. Kebiasaan merokok dan konsumsi minuman beralkohol

Merokok dapat mengganggu daya ingat karena mengurangi oksigen yang masuk ke dalam otak. Beberapa penelitian menunjukkan bahwa perokok aktif cenderung lebih sulit mengingat sesuatu bandingkan orang yang tidak merokok.

Konsumsi minuman beralkohol secara berlebihan juga dapat menurunkan daya ingat. Batasi minum minuman beralkohol mulai sekarang, yaitu tidak lebih dari 2 gelas (700 ml) sehari untuk pria, dan 1 gelas (350 ml) sehari untuk wanita. Bila memang bisa, sebaiknya jangan minum alkohol sama sekali.